Berita Popular

    Tidak ada berita populer

KADINAS KOPERASI UKM BUKA PELATIHAN BAGI KUKM

KADINAS KOPERASI UKM BUKA PELATIHAN BAGI KUKM

Semarang- Balai Pelatihan Koperasi, UKM Provinsi Jawa Tengah selama sepekan mengadakan 6 jenis pelatihan yaitu Pelatihan Manajemen KSP/USP Koperasi Berbasis Kompetensi, Pelatihan Perkoperasian, Pelatihan Akuntansi, Pelatihan Manajemen Pemasaran, Pelatihan Achievement Motivation Training (AMT) dan Pelatihan Business Plan, pelatihan berlangsung mulai tanggal 22 Januari 2018 dan dibuka secara langsung oleh Kepala Dinas Koperasi UKM Provinsi Jawa Tengah Dra. Ema Rachmawati, M.Hum.

Kepala Balai Pelatihan Koperasi UKM Provinsi Jawa Tengah Hana Roichati, SH.,MH dalam laporannya mengatakan tujuan diadakan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan bagi Pengurus/Manajer/Kepala cabang KSP/USP berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), mampu mengelola dan mengembangkan koperasi sesuai dengan jatidiri koperasi dan peraturan yang berlaku, mampu menyusun Neraca dan laporan Keuangan sesuai dengan SAK ETAP dan mampu memahami arti fungsi pemasaran, memahami kebutuhan konsumen/selera pasar dan membuat promosi pemasaran.

Sementara itu dalam sambutan pembukaan Kepala Dinas Koperasi UKM Provinsi Jawa Tengah mengatakan kalau kita membaca tentang perkembangan koperasi di dunia, di negara maju koperasi jauh lebih maju dibanding negara kita.

Padahal prinsip koperasi itu adalah kekeluargaan dan kekeluargaan telah menjadi ruh nya kita tapi ternyata di luar negeri yang notabene adalah negara kapitalis koperasinya jauh lebih maju dibanding kita. Hal inilah yang menjadi tantangan kita, ini menjadi PR bagi Balatkop yang mempunyai tugas dan fungsinya memajukan kualitas SDM KUKM.

“Balatkop harus mampu menciptakan SDM Koperasi dan UKM yang berkualitas, sehingga menjadi PR untuk selalu memperbaiki dan terus memperbaiki kualitas dari mulai infrastruktur, metodologi pembelajarannya, kurikulum pembelajarannya sampai dengan kualitas SDM para Pelatihnya” ujar Ema Rachmawati.

Selanjutnya terkait dengan perkoperasian Kadinas Koperasi UKM mengatakan dari hasil pengawasan dan pembinaan yang dilakukan oleh Dinas Koperasi, UKM Provinsi Jawa Tengah yang seringkali muncul dan menjadi persoalan adalah soal Nilai atau Jatidiri dan Prinsip Koperasi, banyak Pengurus dan Pengelola Koperasi yang kurang paham terhadap Prinsip dan Jatidiri Koperasi ini disebabkan karena tidak pernah membaca Undang-Undang Perkoperasian dan Koperasi tidak pernah mengadakan Pendidikan Perkoperasian bagi Pengurus, Pengelola dan para anggotanya. Untuk itu agar pelatihan yang diadakan oleh Balatkop kali ini harus benar-benar dimanfaatkan dengan baik.

Scroll